Kamis, Juni 04, 2009

Karya Yang DiPaksakan..

Ehm...
Karya ini realnya merupakan tuntutan ( amanah X Ye) sebagai muslim sejati yg b'jiwa produxtiv

dan ini jg merupakan kewajiban gw sebagai hamba Allah untuk terus menasehati dalam kebenaran yg diatur dalam Al Qur'an bab " Amar Ma'ruf nahi munkar"

okey men...
Biarkan sang motipator amatir kita ini b'karya...
Selamat membaca!!!

Kaum muslimin fi lillah
Allah menciptakan kita, manusia sebagai mahluk yg spesial dibanding mahluk lainnya
kita diberikan berbagai feature yg bervariasi dan b'beda dr manusia satu dgn manusia lainnya
coba aja peratiin mahluk" d lingkungan qt,
ada orang giginya tonggos,idung mancung,rambut kuning,jari jempol semua dll
dan dr berbagai feature external td, ada satu feature internal yg diberikan tuhan kepada qt yg serupa dan dimiliki oleh semua manusia
yes,,it's brain = otak

Sejatinya semua bayi yg abis bronjol dr rahim ibunya diberikan potensi otak yg sama
gak ada bayi yg bru keluar langsung disodorin soal MTK n bgi bayi yg gak bisa jawab langsung dicap bego
gak ada kan...

Then... Apa yg menjadikan teman kita sekarang lebih pintar dari kita??
Ehm...
Sbenarnye jawbannya relatif
t'gantung dr perspektif mana kita melihat inti masalahnya
namun di sini gua akan menjawab melalui pengalaman gua

...kaga ada yg namanya bodoh yg didasarkan pada gen
klo di Islam adanya hukum sebab akibat
jd, klo kita males belajar maka kita
akan jd orang bodoh...
Sedangkan klo kita rajin belajar maka kita akan pandai
bener gak cuy...

Juga,
potensi kita sebenarnya amatlah besar
namun karena besar jd diperlukan tenaga yg besar pula agar potensi itu dpt mengalir
ya...kerja keras
dgn kerja keras, berlatih berlatih n berlatih maka gua yakin potensi itu bakal keluar

lu bisa memilih cita cita apapun yg lu mau asal lw mau berusaha
bner ga...

But, modernitas menjungkirbalikan semuanya,
tak perlulah kita berusaha kalau sudah ada yg instant
instantinstantinstant
semuanya mesti serba instant
contohnya dapat kita lihat dalam kehidupa sekarang
buat apa ngapalin cape cape

BERSAMBUNG...




Sabtu, Januari 17, 2009

MASJIDIL AQSA DAN DOME OF THE ROCK... YANG MANA YAH???


Melihat pada gambar di atas, tentunya ramai yang menyangka bahawa masjid di atas adalah Masjid Al-Aqsa. Jika diperhatikan denga teliti, kita akan dapat melihat sebuah lagi kubah berwarna hijau yang kelihatan agak samar-samar. Percayalah, kubah yang berwarna hijau itulah Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya.

Masjidil Aqsa merupakan kiblat pertama bagi Umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka'bah dengan perintah Allah SWT. Kini ia berada di dalam kawasan jajahan Yahudi. Dalam keadaan yang demikian, pihak Yahudi telah mengambil kesempatan untuk mengelirukan Umat Islam dengan mengedarkan gambar Dome of The Rock sebagai Masjidil Aqsa. Tujuan mereka hanyalah satu, yaitu untuk meruntuhkan Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Apabila Umat Islam sendiri sudah terkeliru dan sukar untuk membedakan Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Maka semakin mudahlah tugas mereka untuk melaksanakan perancangan tersebut.

Lihat pula gambar di bawah, berikut adalah gambar sebenar Masjidil Aqsa pada jarak yang lebih dekat. Betapa jauhnya perbedaan antara Dome of The Rock jika dibandingkan dengan Masjidil Aqsa.


Agenda Israel menghapuskan Masjidil Aqsa

Berikut disertakan juga terjemahan daripada surat yang dikarang dan dikirimkan oleh Dr. Marwan kepada ketua pengarang harian "Al-Dastour". Berhati-hatilah dengan perancangan zionist tentang Masjidil Aqsa. Jangan biarkan mereka berjaya dengan peracangan mereka.
Terjemahan surat Dr. Marwan:

Terdapat beberapa kekeliruan di antara Masjidil Aqsa dan The Dome of The Rock. Apabila yang disebut tentang Masjidil Aqsa di dalam media nasional maupun internasional, gambar The Dome of The Rock pula yang dipaparkan. Sebab utama ia dilakukan adalah bagi mengabaikan orang ramai dimana itu adalah perancangan Israel. Tinjauan ini diperoleh semasa saya tinggal di USA, dimana saya telah dimaklumkan bahawa Zionis di Amerika telah mencetak dan mengedarkan gambar tersebut dan menjualkannya kepada orang arab dan Muslim. Kadangkala dijual dengan harga yang murah bahkan kadangkan diberikan secara percuma supaya Muslim dapat mengedarkannya dimana-mana saja. Tak hanya di rumah maupun pejabat.

Ini meyakinkan saya bahawa Israel ingin menghapuskan gambaran Masjid Al-Aqsa dari ingatan umat Islam supaya mereka dapat memusnahkannya dan membina kuil mereka tanpa sebaran publisitas. Sekiranya terdapat pihak yang membangkang atau merungut, maka Israel akan menunjukkan gambar The Dome of The Rock yang masih utuh berdiri, dan menyatakan bahwa mereka tidak berbuat apa-apa. Rancangan yang sungguh bijak! Saya juga merasa amat terperanjat apabila bertanya kepada beberapa rakyat arab, Muslim, bahkan rakyat Palestina karena mendapati mereka sendiri tidak dapat membedakan antara kedua bangunan tersebut. Ini benar-benar membuatkan saya berasa kesal dan sedih karena hingga kini Israel telah berjaya dalam perancangan mereka.
Dr. Marwan Saeed Saleh Abu Al-Rub Associate Professor,
Mathematics Zayed University Dubai

Silahkan perhatikan letak Masjidil Aqsa yg sesungguhnya dengan Dome of The Rock!!!











Semoga sahabat semua masih mau tergerak hatinya untuk menjaga Kesucian Masjidil Aqsa.
Sesungguhnya kebaikan yg tidak terorganisir dapat di kalahkan dengan kejahatan yang terorganisir.
(Ali bin Abi Thalib)

Cukuplah kisah-kisah masa lalu menjadi cambuk bagi kita saat ini untuk TIDAK mengulanginya di masa kini.


Supaya lebih jelas, silahkan perhatikan gambar-gambar berikut:







Sudah jelas dan nyata kah ?? Bagian yang saya beri lingkaran merah adalah Komplek Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Saya pun baru tahu dan baru sadar kalo ternyata Dome of The Rock itu bisa menyamai bahkan melebihi luas dari Masjidil Aqsa.
Wallahu'alam.

MASJIDIL AQSA DAN DOME OF THE ROCK

BOIKOT INI!!!!

BOYCOTT ISRAEL COMPANY LIST

View by Brand- brands and labels to boycott

KEKEJAMAN ZIONIS YANG TAK TERLUPAKAN

  • Pembantaian Yehida, 1947: 13 tewas.
  • Pembantaian Khisas, 1947: 10 tewas.
  • Pembantaian Qazaza, 1947: 5 anak-anak tewas.
  • Pembantaian di Deir Yassin, 1948: Selama serangan ini, wanita-wanita hamil dicabik perutnya dengan bayonet, anggota tubuhnya dipotong-potong, dan lainnya diperkosa. Sekitar 52 orang anak-anak disayat-sayat tubuhnya di depan mata ibunya, lalu mereka dibunuh secara keji. Lebih dari 280 warga Palestina syahid di tangan zionis.
  • Pembantaian Hotel Semirami, 1948: 19 tewas.
  • Pembantaian Naser al-Din, 1948: Sekelompok teroris Zionis berpakaian tentara Arab menembaki penduduk kota yang meninggalkan rumahnya untuk menyambut mereka. Hanya 40 orang yang lolos dari pembunuhan ini, dan desa tersebut terhapus dari peta.
  • Pembantaian Tantura, 1948: 200 tewas.
  • Pembantaian Mesjid Dahmash, 1948: 100 tewas. Sekitar 60.000 orang Palestina keluar dari negerinya, dan 350 orang lebih tewas dalam perjalanan karena keadaan kesehatan yang parah.
  • Pembantaian Dawayma, 1948: 100 tewas. Sebagian besar yang terbunuh tengah berada di mesjid untuk melakukan shalat Jumat. Wanita-wanita Palestina diperkosa selama serangan ini, sementara rumah-rumahnya diledakkan dengan dinamit, padahal ada orang di dalamnya.
  • Pembantaian Houla, 1948: 85 tewas. Tentara Israel memaksa 85 orang untuk masuk ke dalam sebuah rumah, kemudian rumah itu dibakar. Setelah itu, sebagian besar warga yang merasa takut melarikan diri ke Beirut. Dari 12.000 penduduk asli Houla, hanya 1200 orang yang tersisa.
  • Pembantaian Salha, 1948: 105 tewas. Setelah penduduk suatu desa dipaksa masuk ke mesjid, orang-orang tersebut dibakar hingga tak seorang pun yang tersisa hidup-hidup.
  • Pembantaian Deir Yassin, 9 April, 1948: Selama serangan ini, wanita-wanita hamil dicabik perutnya dengan bayonet, hidup-hidup. Anggota tubuh korban dipotong-potong, lalu anak-anak dihantam dan diperkosa. Selama pembantaian Deir Yassin, 52 orang anak-anak disayat-sayat tubuhnya di depan mata ibunya, lalu mereka dibunuh sedang kepalanya dipenggal. Lebih dari 60 orang wanita terbunuh lalu tubuh-tubuh mereka dipotong-potong.
  • Pembantaian di Qibya, 1953: 96 tewas. Sebagian besar mayat mengalami luka tembak di belakang kepala, dan banyak yang tanpa kepala. Bersama orang-orang yang tewas di bawah reruntuhan rumah mereka, banyak wanita-wanita dan anak-anak tak berdosa yang juga dibunuh secara brutal.
  • Pembantaian Kafr Qasem, 1956: 49 tewas. Pembantaian Khan Yunis, 1956: 275 tewas.
  • Pembantaian di Kota Gaza, 1956: 60 tewas:
  • Pembantaian Fakhani, 1981: 150 tewas.
  • Pembantaian Sabra dan Shatila, Lebanon, 1982: Merenggut nyawa lebih dari 3.000 warga Palestina. Arsitek pembantaian itu adalah Ariel Sharon yang bekerjasama dengan kelompok Phalangis Kristen, Lebanon. (Catatan: Setelah Perang 1967, Sharon menyebabkan 160.000 orang Palestina meninggalkan Yerusalem Timur dan menjadi pengungsi. Ketika Sharon menjadi penanggung jawab keamanan di Jalur Gaza, 16.000 orang diusir untuk kedua kalinya).
  • Pembantaian di Masjid Aqsa, 1990: 11 syahid dan 800 terluka.
  • Pembantaian di Mesjid Ibrahimi, 1994: Lebih dari 50 orang Islam tewas dan 300 orang luka-luka.
  • Pembantaian Qana, 1996: 109 tewas. Pemandangan mengerikan karena pembantaian ini, termasuk anak-anak yang dipenggal kepalanya, tidak akan pernah terlupakan.

Contoh-contoh yang disebutkan di atas hanyalah pembantaian ketika banyak orang-orang Palestina kehilangan jiwanya dalam satu hari saja. Di luar ini, puluhan orang dibantai setiap harinya selama puluhan tahun, bahkan hingga detik ini. Ironisnya, selama itu pula para penguasa Arab dan Muslim hanya diam, bahkan sebagiannya bersekongkol dengan Israel dan AS.

Sumber: Hizbut Tahrir Indonesia

Sabtu, Agustus 09, 2008

Melihat Gajah

Adalah seekor gajah di rumah yang gelap. Beberapa orang Hindu membawanya untuk dipertunjukkan. Karena melihat dengan mata tak mungkin, setiap orang meraba dengan tangannya. Mereka lantas mendefinisikan gajah itu berdasar perabaannya saja.Tangan yang seorang menyentuh belalainya. Ia berkata, ''Mahluk ini seperti pipa air.''Yang lain meraba telinganya. Baginya gajah seperti kipas yang lebar. Yang lain memegang kakinya dan ia berkata, ''Aku dapati bentuk gajah seperti sebuah tiang.''Yang lain meletakkan tangannya di punggungnya dan ia berkata, ''Sesungguhnya gajah ini menyerupai singgahsana.''Setelah masing-masing memasang lilin di tangannya, perbedaan pun akan lenyap dari kata-kata mereka. Semua benar namun hanya sepotong-sepotong. Untuk melihat kebenaran, kita harus mempelajari banyak hal dan menyeluruh.

Engkau Adalah Aku

Seorang pria pergi ke rumah kekasihnya. Ia datang dan mengetuk pintu rumah perempuan yang dicintainya. ''Siapa itu?'' tanya sang kekasih.Ia menjawab,''Aku.'' ''Pergilah,'' kata sang kekasih lagi. Ini terlalu cepat; padahal di mejaku tak tersedia tempat buat yang masih mentah.Betapa yang mentah kan dapat dimasak kalau bukan dalam api ketiadaan? Apa lagi yang dapat melepaskannya dari kemunafikan?Dengan sangat kecewa, pria itu meninggalkan rumah kekasihnya. Selama satu tahun, api perpisahan membakar hatinya. Kemudian ia datang lagi dan melangkah menuju rumah kekasihnya.Ia mengetuk pintu dan seratus harapan dan kecemasan, kalau-kalau dari bibirnya terlontar kata-kata yang tak berkenan.''Siapa itu,'' tanya sang kekasih dari balik pintu. Pria itu menjawab,'' Engkau, wahai pesona segala hati.''''Kini masuklah,'' kata sang kekasih. ''Karena Engkau adalah Aku. Di rumah ini tak ada tempat untuk dua Aku.''